Berita Terkini

KPU Laksanakan Doa Bersama Jelang PILKADA 2024

Madiun, http://kab-madiun.kpu.go.id KPU Kabupaten Madiun laksanakan kegiatan “Doa Bersama” jelang pelaksanaan PILKADA Serentak 2024, di sela sela deretan kegiatan yang sedang berjalan. Dalam pelaksanaan Doa Bersama tersebut merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Madiun yang bisa menjadi sebuah kegiatan percontohan yang sangat penting dilaksanakan, dengan harapan suksesnya seluruh proses Tahapan PILKADA serentak 2024 bisa berjalan dengan lancar. Kegiatan doa Bersama ini bertempat di Graha Muda Pendopo Kabupaten Madiun mulai pukul 19.00 WIB. Pembukaan kegiatan Doa Bersama ini diawali sambutan oleh Ketua KPU Kabupaten Madiun Nur Anwar yang menyapa seluruh hadirin yang terdiri dari PJ. Bupati Kabupaten Madiun, Seluruh Anggota Komisioner KPU Kabupaten Madiun, juga  Perwakilan KPU Provinsi Jawa Timur, Seluruh Muspika, instansi, Bawaslu Kabupaten Madiun, Serta PPK dan PPS se- Kabupaten Madiun juga seluruh jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Madiun. Nur Anwar juga menyampaikan bahwasannya Pemilih Kepala daerah tinggal 90 hari lagi, ini merupakan waktu yang sangat sedikit bagi kita sebagai penyelenggara, namun kita sudah siap dalam menghadapi PILKADA serentak 2024 nantinya. “Namun Sesiap apapun kita, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi nantinya.”, ujarnya. Nur Anwar juga menambahkan bahwasannya dalam pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar batiniah bagi kita , dengan tujuan dalam pelaksanaan PILKADA serentak 2024 nantinya akan berjalan sesuai dengan harapan kita semua. Dilanjutkan dengan sambutan PJ Bupati Kabupaten Madiun Tontro Pahlawanto dalam pelaksanaan PILKADA 2024 nantinya harus berjalan lancar, beliau mengharapkan Sinergitas antar penyelenggara yang harus mejaga koordinasi dengan baik. “Kegiatan Doa Bersama ini menjadi salah satu inspirasi dan percontohan bagi seluruh Satker KPU se Jawa Timur”, ujar Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur Nur Salam. Bahwasannya dalam penyelenggaraan PILKADA 2024 ini tidak hanya berbicara tentang regulasi dan hal hal teknis yang seluruhnya sudah ditata dan di koordinasikan, tapi berdoa kepada sang pencipta merupakan kegiatan yang penting agar dapat memilih pemimpin kabupaten madiun yang sesuai harapan rakyat.

Hadiri Konsolnas, KPU Kabupaten Madiun Siap Gelar Pilkada

Jakarta, http://kab-madiun.kpu.go.id Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun hadiri Rapat Koordinasi Nasional (Konsolnas) yang digelar  KPU di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan Jakarta selatan pada tanggal 19-20 Agustus. Acara yang dihadiri 545 Provinsi dan Kabupaten/kota Se-Indonesia, Seluruh Satuan Kerja (Satker) tanpa terkecuali Sekretaris KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU Kabupaten/Kota. "kami 5 (lima) komisioner hadir komplit dengan sekretaris, dan antusias mengikuti setiap acara,"kata Muhammad Wakhid Hasyim disela sela acara. Kegiatan ini, lanjutnya sebagai wujud kesiapan KPU untuk menggelar Pilkada serentak se Indonesia yang bakal digelar 27 November mendatang. "KPU Madiun siap menggelar Pilkada. Dengan Tagline Pilkada Santun Madiun Rukun, kami sudah siap 100 persen,"tandasnya. diketahui acara Konsolnas dibuka dengan tabuh gong oleh Ketua KPU, Muhammad Afifudin pada tanggal 19 Agustus pukul 19.00 malam yang didampingi lima Komisioner KPU RI, yakni Betty Epsilon Indoos, Parsadaan Harahap, Yulianto Sudrajat, Idham Holik dan August Mellaz. Sedangkan di hari kedua, Konsolnas dihadiri pula Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Disusul diskusi panel dengan nara sumber Pimpinan KPK, Mendagri, BPK, Jaksa Agung, Kepala Kepolisian Negara, panglima TNI, dan sejumlah petinggi Negara yang lain. Dalam sambutanya, Ketua KPU mengatakan Konsolnas ini Dalam rangka memberikan arahan, menyamakan persepsi dan gerak langkah serta soliditas jajaran KPU dalam meningkatkan layanan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 yang lebih baik, profesional, dan berintegritas.

Nusantara Baru , Indonesia Maju tema dalam Peringatan HUT RI ke 79 Th Kali ini.

Madiun, http://kab-madiun.kpu.go.id Dengan Tema “Nusantara Baru, Indonesia Maju” KPU Kabupaten Madiun laksanakan kegiatan Upacara Bendera memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 79 th. Kegiatan Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB yang bertempat di Halaman Kantor KPU Kabupaten Madiun ini di pimpin oleh Komisioner Divisi Perencanaan Data dan Informasi Irsyad Kholis Fatchurrozaq dan dihadiri oleh Anggota Komisioner, Sekretaris KPU  Kabupaten Madiun dan Seluruh Staf Personel KPU Kabupaten Madiun. Prosesi Pengibaran Bendera Sang saka merah putih di lakukan oleh tim Jagatsaksana KPU Kabupaten Madiun dengan lancar dan Khidmat. Setelah itu dilanjutkan dengan Amanat dari Pembina upacara.   Yakni dalam amanatnya Irsyad menyampaikan Bahwasannya Seluruh Pahlawan telah selesai memerdekakan dirinya sendiri dari pertarungan hawa nafsunya sebelum memerdekakan bangsanya, Yang merupakan romantisme Sejarah yang  telah terukir seperti suri tauladan dari Jendral Sudirman, beliau mengharapkan kekompakan terhadap tugas dan tanggung jawab yang diberikan untuk menuju tahapan Pilkada serentak yang sesuai tagline kita “Pilkada Santun, Madiun Rukun”. Di sela sela Kegiatan Upacara bendera ini dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada karyawan KPU Kabupaten Madiun yang berprestasi yang  dilaksanakan dengan lancar dan di akhiri dengan foto Bersama.  

KPU Ajak Disabilitas dan Pilar Sosial Kawal Data Pemilih

Madiun, http://kab-madiun.kpu.go.id Komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Madiun mengajak seluruh organisasi Disabilitas, Pilar Sosial dibawah naungan Dinas Sosial, awak media dan tokoh masyarakat untuk ikut andil dalam mengawal data pemilih di Kabupaten Madiun. Tujuanya agar seluruh warga yang memiliki hak pilih bisa masuk dalam daftar pemilih, disampaikan oleh Komisioner Divisi Perencanaan Data dan Informasi Irsyad Kholis Facthurrozaq dalam pembukaan kegiatan tersebut. Hal ini diketahui saat KPU Kabupaten Madiun menggelar rapat Koordinasi mitigasi kerawanan data pemilih pada Pemihan Bupati dan Wakil Bupati Madiun Tahun 2024 yang dihadiri Persatuan Penyandang Disabilitas Kab Madiun ( PPDM) diantaranya PERTUNI (TUNA NETRA), GERKATIN  (TUNA RUNGU WICARA, DMI ( DISABILITAS MOTOR INDONESIA), KRIDA (TUNA DAKSA ). Sedangkan yang hadir dari Pilar sosial dibawah naungan Dinas Sosial adalah TAGANA, SLRT, PSM, TKSK, PKH, PENDAMPING REHSOS, dan  PENDAMPING DISABILITAS ASPD. Juga ada dari perwakilan awak media dan tokoh masyarakat. "Kami ingin memastikan tidak ada data pemilih yang tercecer. Karenanya kami libatkan semua pihak untuk ikut serta mengawal semua warga yang berhak memilih tercatat dalam daftar pemilih tetap," kata koordinator Divisi hukum dan pengawasan”, Muhammad Wakhid Hasyim, Jumat (16/8). Sengaja kita libatkan paguyuban disabilitas, pilar sosial, media dan tokoh masyarakat karena aktifitas mereka yang padat dan lagsung bersentuhan dengan masyarakat luas. "khususnya disabilitas dan ODGJ. mereka sangat rawan tidak masuk Daftar Pemilih. Karenanya pilar sosial kita ajak bergandengan tangan,"tutur Hasyim di sela sela sebagai pemareri dalam rapar koordinasi tersebut. Dan yang terpenting, KPU mengajak seluruh pihak untuk serta meningkatkan partisipasi masyarakat serta menjaga kerukunan dalam pilkada tahun ini. "Mari kita wujudkan pilkada santun Madiun rukun," kata Hasyim sambil melantunkan yel yel pilkada santun Madiun rukun menyemangati peserta Rakor. Sementara, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun, Agung Budiarto mengapresiasi kegiatan KPU yang menggelar rapat koordinasi dengan melibatkan paguyuban disabilitas, Pilar Sosial dan tokoh masyarakat ini. Karena para Disabilitas, ODGJ, Lansia dan sejenisnya ini jarang tersentuh pendidikan politik. Bahkan mereka bisa jadi luput dari pendataan pemilih. "Saya acungi jempol aksi KPU Madiun. Dengan melibatkan pilar soaial ini, kerawanan data pemilih pada Disabilitas, ODGJ dan lansia bisa maksimal. Saya yakin ini cukup ampuh mengawal pemilih tidak ada yang tercecer," kata Agung budiarto saat menjadi pemateri rapat koordinasi. Lebih lanjut Agung mengatakan Jumlah warga disabilitas sebanyak 5324 jiwa, ODGJ Sebanyak 2072 jiwa dan 83.535 warga lansia. Dalam rapat koordinasi ini diharapkan semuanya ikut andil dalam mengawal data pemilih. "kami menyambut baik KPU bisa sanding data dengan Dinsos, sehingga data ODGJ, Disabilitas dan lansia bisa masuk 100 persen menjadi data pemilih pada pilkada tahun ini," tutup Agung. Diketahui, Pilkada Tahun 2024  bakal digelar pada 27 November  serenrak se indonesia termasuk di Kabupaten Madiun. Untuk mengawal data pemilih KPU madiun mensosialisikan cekdpt online dan help desk penyusunan daftar pemilih yang disitu tercata nomor HP di masing masing desa dan kecamatan.

BAHAS PEMERIKSAAN KESEHATAN, KPU KUNJUNGI RSUP SOEDONO

Madiun https://kab-madiun.kpu.go.id Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Soedono Madiun, di Jalan Soetomo, Kota Madiun, Rabu (14/8). Dalam Koordinasi dengan RSUP Soedono ini, Dihadiri Muhammad Wakhid Hasyim selaku divisi hukum dan pengawasan dan lutvi al as'ari Divisi Teknis Penyelenggara. Kunjungan ini dalam rangka persiapan lokasi pemeriksaan kesehatan calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Madiun Tahun 2024. kami gerak cepat untuk kordinasi dengan RSUP, lebih cepat koordinasi lebih baik," kata Anggota KPU Kabupaten Madiun, Muhammad Wakhid Hasyim. Untuk Penetapan Lokasi Rumah Sakit, lanjut Hasyim, KPU tetep Memperhatikan hal hal yang sesuai aturan, diantaranya syarat lokasi Pemeriksaan Kesehatan, RS minimal Tipe B. Nanti segera kita Plenokan, karena kita dikejar deadline,tutupnya.  

KPU Ajak Tokoh Agama Damaikan Pilkada

Madiun, Http://kab-madiun.kpu.go.id  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun Menggelar Rapat Koordinasi Dukungan Tokoh Agama pada Pemihan Bupati dan Wakil Bupati Madiun Tahun 2024. Sejumlah persoalan dan polemik yang sedianya bakal terjadi Jelang dan Paska Pemilihan di obrolkan dengan santai namun serius. "Hari ini kan paska Penetapan DPS. jadi lebih dini kita kawal pemilih dilingkungan pesantren apakah sudah terdata seluruhnya atau belum, mengingat di pondok pesantren banyak pemilih dari luar daerah," kata Anggota KPU Kabupaten Madiun Divisi Hukum dan Pengawasan, Muhammad Wakhid Hasyim, usai Acara yang digelar di Rumah Makan Pondok Jati, Desa Mojopurno Kabupaten Madiun. Kordinator Divisi Hukum dan Pengawasan ini mengatakan polemik data pemilih ini menjadi salah satu konsen kami yang urgen untuk terus kita kawal, agar seluruh warga yang memiliki hak pilih bisa menyalurkan suaranya. Dengan cara memberi bekal para pengasuh pondok pesantren, pengurus Robitoh Ma'had Islamiyah (RMI) dan tokoh Agama ini untuk ikut serta mengkampanyekan http://cekdptonline.kpu.go.id ditengah masyarakat. "mereka kan aktif ditengah masyarakat, kami meyakini cara ini sangat efektif," tegas Hasyim. Selain persoalan data pemilih, isu SARA, HOAK, persekusi dan sejumlah pemicu terjadinya konfilk jelang dan paska Pilkada juga didiskusikan untuk ikut serta meredam demi keutuhan NKRI dan Pilkada Madiun berjalan santun dan rukun. "dengan jaringan santri, alumni aktifitas ditengah masyarakat dan keaktifan tokoh agama di sejumlah organisasi ini diyakini mampu meredam gejolak tersebut, sehingga KPU akan terus berkolaborasi," tutup Hasyim. Sementara, perwakilan Polres Madiun yang hadir dalam kegiatan ini juga menyampaikan sejumlah persoalan yang bisa memicu konfilk pada masa tahapan, masa pemilihan dan paska coblosan yang wajib diwaspadai. "Potensi konfik pasti ada pada perhelatan pilkada, namun peran tokoh agama dan masyarakat sangat ampuh untuk menangkalnya," kata Kanit bidang Politik Sat intelkam Aiptu Wasis Pamuji Saat memberikan arahnya pada acara tersebut.   Komunikasi yang bersifat kekeluargaan ini patut dilestarikan untuk saling menjaga kerukunan dan keamanan di Kabupaten Madiun. "Tokoh agama mempunyai peran yang sangat penting dalam rangka menggerakan partisipasi masyarakat dalam sebuah Pilkada. Tokoh agama juga mampu berperan sebagai penyejuk umat, semakin banyak tokoh di masyarakat berperan aktif dalam mengkampanyekan Pilkada Santun Madiun Rukun, diyakini perhelatan pilkada bisa berjalan aman dan kondusif," tandas Wasis.