Berita Terkini

Antusias Peserta Test Tulis Calon Anggota PPS, Memadati Keseluruhan Tempat Ujian Yang Di Sediakan

Madiun, http://kab-madiun.kpu.go.id “Dalam pelaksanaan test tulis calon panitia pemungutan suara (PPS) Kabupaten Madiun, Antusias peserta setelah lolos test administrasi sebanyak 1774 orang dan hampir seluruhnya hadir untuk mengikuti test, meskipun juga banyak peserta yang telat hadir” ujar Komisioner Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Fahim Amrillah. Kegiatan Test Tulis PPS ini gelar di Dua Tempat yakni di Kantor KPU Kabupaten Madiun untuk pendaftar dari 6 kecamatan wilayah madiun selatan sedangkan di Pendopo Ronggo Jumeno Saradan untuk 9 kecamatan tengah dan utara. Dalam Giat ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur Nanik Karsini yang ikut serta memonitoring kegiatan Test untuk untuk pertama kali pembukaan soal test tulis yang di segel yang didampingi dari pihak Bawaslu dan Polres Kabupaten Madiun. Seluruh proses Kegiatan test tulis calon anggota PPS yang dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 14.30 WIB terlaksana dengan lancar dan tertib, selaku panitia yang terdiri dari sekretariat KPU Kabupaten Madiun dan juga dari PPK seluruh Kabupaten Madiun. Sementara itu dari anggota bawaslu kabupaten madiun yang ikut mengawasi jalanya proses recrutmen pps mengaku secara keseluruhan  proses tes tulis berjalan baik, baik soal ketepatan waktu pelaksanaan dan juga pelayanan petugas kepada peserta hingga fasilitas lokasi yang disediakan. “Temuan awal hanya pada kehadiran peserta yang masih ada yang terlambat dan juga masih bingung terkait lokasi tes” Tegas Komioner Bawaslu Slamet Widodo yang juga ikut dalam mengawasi test calon anggota PPS Kabupaten Madiun.

Peran Keluarga untuk Kesuksesan Pemilu, Penyampaian Sosialisasi Tahapan Pemilu.

Madiun, https://kab-madiun.kpu.go.id "Tahapan Pemilu Sudah dimulai sejak bulan Juni 2022 lalu, diharapkan seluruhnya masyarakat Kabupaten Madiun ikut berpartisipasi dalam kelancaran setiap tahapan pemilu 2024", ujar Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan Tri Haryono saat pembukaan kegiatan Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024 dengan sasaran Pemilih Berbasis Keluarga. Kegiatan yang dilaksanakan pukul 10.00 WIB bertempat di Ballroom Hotel Suncity Madiun, dihadiri oleh seluruh Organisasi di Kabupaten Madiun. yakni pentingnya Peran dari para Ibu-ibu PKK , Muslimat dan Aisyah yang termasuk sasaran utama dalam kelancaran pemilu nantinya yang berbasis keluarga. Selaku Komisioner Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Fahim Amrillah juga menyampaikan bahwasannya pentingnya peran keluarga dalam pemilu merupakan bagian penting untuk kemurnian pemilihan. Seluruh rangkaian kegiatan di Narasumberi oleh Direktur Times Indonesia Bambang H Irianto yang mengisi materi sampai dengan kegiatan selesai dengan lancar. akhir kegiatan di laksanakan dengan Berfoto bersama. 

Ketua KPU Dorong Mahasiswa Berkontribusi Aktif Menjadi Anggota KPPS

Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari mengajak mahasiswa untuk terlibat tak hanya sebagai pemilih, tetapi juga bergabung dan berkontribusi menjadi penyelenggara pemilu sebagai anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilu 2024. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber Kuliah Tamu bertemakan “Stabilitas Politik Penyelenggara Pemilu Menjelang Pemilihan Umum Serentak 2024” yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas), di Aula Prof. Syukur Abdullah FISIP Unhas, Makassar, Rabu (9/11/2022). Dorongan untuk kontribusi aktif mahasiswa ini belajar dari pengalaman Pemilu 2019 dengan banyaknya petugas yang meninggal berusia diatas 50 tahun memiliki penyakit bawaan. "Akan lebih baik orang [dengan usia] muda, well-educated sehingga pemilih mendapatkan layanan yang bagus, fresh, sehat dan bugar" kata Hasyim. Untuk syaratnya, Hasyim menyampaikan domisilinya sesuai alamat KTP dan berusia sesuai usia untuk dapat memilih atau 17 tahun yang telah memiliki KTP. Tak hanya itu, menurut Hasyim mahasiswa dapat melakukan praktik kerja atau magang di kantor KPU guna mendukung suksesnya Pemilu 2024. “Kalau mau perlu tempat magang untuk kerja praktek, kantor kami terbuka di semua tempat tidak harus kemudian kerja magang di kantor KPU provinsi, bisa di masing-masing kabupaten/kota sesuai asal masing-masing,” ujar Hasyim. Lebih lanjut, Hasyim memaparkan mengenai sistem pemilu, tujuan pemilu, aspek strategis pemilu, hingga pembelajaran pemilu sebelumnya. Menurut Hasyim, tugas dari sistem pemilu yakni menerjemahkan jumlah suara yang diperoleh dalam pemilu menjadi kursi di parlemen. “Sistem pemilu bertindak sebagai wahana penghubung yang memungkinkan rakyat dapat menagih tanggungjawab atau janji wakil-wakil rakyat yang telah terpilih,” kata Hasyim. Hadir membuka acara Dekan FISIP Unhas Dr. Phil Sukri dan Kepala Program Studi S3 Ilmu Politik Unhas,  Dr. Gustiana A. Kambo sebagai moderator serta dihadiri mahasiswa S1, S2, S3 FISIP Unhas.  (humas kpu ri tenri/foto tenri/ed dio).

Sura dan Sulu Maskot Pemilu Serentak Tahun 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan Konferensi Pers Pemenang Terbaik Lomba Maskot Pemilu Serentak Tahun 2024 di Media Center KPU, Jumat (25/11/2022).  Konferensi pers pengumuman pemenang ini dihadiri Anggota KPU August Mellaz didampingi Deputi Bidang Dukungan Teknis Eberta Kawima, Kepala Biro Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Cahyo Ariawan, Kepala Biro Teknis Penyelenggara Pemilu Melgia Carolina Van Harling, Kepala Biro Umum Kusmanto Riwu Djo Naga, serta Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Suryadi.  Mellaz menyampaikan pemenang terbaik Maskot Pemilu 2024 dengan nama Sura (Suara Rakyat) dan Sulu (Suara Pemilu) karya Stephanie. Pemenang ditetapkan melalui rangkaian tahapan seleksi mulai babak penyisihan, babak semifinal, hingga menetapkan 10 desain dari 681 desain yang diterima KPU 22 Agustus-22 Oktober 2022 yang dinilai dalam babak final oleh Dewan Juri, yang kemudian menghasilkan satu pemenang terbaik maskot Pemilu 2024 yakni Sura dan Sulu. "Kami bersama-sama melakukan diskusi dan penilaian intensif atas berbagai kriteria yang telah ditetapkan dewan juri kemudian pilih dari seluruh desain maskot yang diajukan masuk babak final. Kemudian pilih akhirnya satu yang sekarang dimenangkan Stephanie," ucap Mellaz.  Selaku Dewan Juri, Dosen Desain Komunikasi Visual IKJ, Saut Irianto Manik menyampaikan bahwa desain maskot karya Stephanie yang menggunakan makhluk hidup Burung merepresentasikan suara dan juga memberikan kesan anak muda dengan maskotnya sejalan dengan KPU komunikasi kedepannya melibatkan anak muda.  Forum Desainer Grafis Indonesia (FDGI), Caroline Florasari Sunarko menambahkan, terpilihnya Sura dan Sulu karena Stephanie dari awal memerhatikan terkait pemakaian baju-baju daerah pada maskotnya. "Kami merasa pemikirannya jauh, kita melihat bagaimana Indonesia terangkul atau bisa ditampilkan dalam maskot ini, sangat fleksibel dipakai semua provinsi semua daerah kostumnya bisa disesuaikan," ujar Caroline.   Mellaz menambahkan bahwa meski satu desain nasional, diharapkan ketika maskot ini disebar satker provinsi dan kabupaten/kota dapat mengaplikasikannya sesuai kearifan lokal mewakili tingkat wilyahnya masing-masing.  Sementara itu sang pemenang, Stephanie menjelaskan latar belakang desain maskot buatannya menggunakan makhluk hidup, burung karena lebih dekat dengan manusia. Dia menyampaikan awalnya memakai burung Garuda namun setelah mendapat masukan dari Dewan Juri dirinya kemudian menggunakan burung Jalak Bali.  Untuk selengkapnya, simak rilis KPU tentang Pemenang Terbaik Lomba Maskot Pemilu Serentak Tahun 2024 klik di sini. (humas kpu ri tenri/foto hilvan/ed diR)

Tingkatkan Kapasitas Penyusunan Produk Hukum dan Mitigasi Sengketa Pemilu

Guna menyiapkan jajaran sekretariat KPU yang andal dalam penyusunan produk hukum, KPU Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas Penyusunan Produk Hukum Bagi KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, di Malang Jawa Timur, Kamis (24/11/2022). Dalam kesempatan tesebut, Anggota KPU Divisi Hukum dan Pengawasan, Mochammad Afifuddin menekankan pentingnya kegiatan sebagai ajang meningkatkan pengetahuan jajaran sekretariat. "Tidak ada ilmu pengetahuan yang tidak bisa dipelajari, jadi jangan pernah minder meskipun kita tidak pernah belajar hukum tapi mengampu divisi hukum," kata Afif. Terkait peningkatan kapasitas penyusunan produk hukum, Afif menambahkan bahwa hal sudah menjadi tekadnya sejak awal. "Peningkatan kapasistas ini menjadi tekad awal saya di periode ini," kata Afif. Kemudian lebih lanjut Afif menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya mitigasi proses-proses sengketa. "Semakin profesional jajaran, maka harapannya semakin minim kasus yang terjadi karena kesalahan-kesalahan kita," tuturnya.  Sebelum menutup pengarahannya, Afif kembali mengajak seluruh peserta untuk terus belajar mengenai hukum pemilu. Turut hadir Anggota dan Jajaran Sekretariat KPU Provinsi Jawa Timur, serta Anggota KPU Divisi Hukum  dan perwakilan Jajaran Sekretariat yang mengampu divisi hukum di lingkungan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. (humas kpu ri: deni/foto: deni/ed diR)